Sunday, October 9, 2011

Pertumbuhan ekonomi indonesia


Berdasarkan data diatas perkembangan perekonomian Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan di berbagai bidang perekonomian. data dari tahun 2010 menyebutkan bahwa PDB  (Produk domestic bruto) Indonesia mencapai 6422,9 triliun rupiah. Ini meningkat jika di bandingkan dengan tahun 2009 PDB Indonesia sebesar 5603,9 triliun rupiah meningkat sebanyak 819 triliun rupiah artinya dapat di prediksikan bahwa jika pertumbuhannya ekonomi Indonesia tetap  stabil maka di tahun 2011 ini PDB Indonesia dapat meningkat sebesar 7421,9 triliun bahkan lebih. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Sektor Pengangkutan dan Komunikasi yang mencapai 13,5 persen, diikuti oleh Sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran 8,7 persen, Sektor Konstruksi 7,0 persen, Sektor Jasa-jasa 6,0 persen,Sektor Keuangan, Real Estat dan Jasa Perusahaan 5,7 persen, Sektor Listrik, Gas dan Air Bersih 5,3 persen, Sektor Industri Pengolahan 4,5 persen, Sektor Pertambangan dan Penggalian 3,5 persen, dan Sektor Pertanian 2,9 persen. Pertumbuhan PDB tanpa migas pada tahun 2010 mencapai 6,6 persen yang berarti lebih tinggi dari pertumbuhan PDB secara keseluruhan yang besarnya 6,1 persen.
Karena pertumbuhan ekonomi dan PDB yang cukup besar, Indonesia menjadi 20 negara pemegang ekonomi terbesar di dunia yang di sebut dengan G-20.

Berikut urutan PDB tahun 2009:

PDB 20 Negara Terbesar di Dunia
NO
Negara
Jumlah (US$ Miliar)
1
Amerika Serikat
14.119
2
Jepang
5.069
3
China
4.985
4
Jerman
3.330
5
Prancis
2.649
6
Inggris
2,174
7
Italia
2.112
8
Brazil
1.573
9
Spanyol
1.460
10
Kanada
1.336
11
India
1.310
12
Rusia
1.231
13
Australia
924,8
14
Meksiko
874,8
15
Korea Selatan
832,5
16
Belanda
792,1
17
Turki
614,6
18
Indonesia
540,3
19
Swiss
491,9
20
Belgia
471,2
Indonesia berada di urutan 18 berada di atas Swiss dan Belgia, dan berpotensi meningkat ke urutan 16 tahun depan, bahkan Indonesia yang dianggap miskin oleh Malaysia, melampaui pertumbuhan ekonomi di asean. tapi apakah karena PDB Indonesia lebih besar daripada swiss, negeri kita yang tercinta ini lebih makmur dari pada Swiss ? jawabanya belum tentu . Karena walaupun PDBnya lebih besar dari pada Swiss tetapi jumlah populasinya sangat besar yaitu mencapai 245,613,043 Jiwa, di bandingkan dengan swiss yang hanya 7,639,961 jiwa data tahun 2011. Ini membuktikan bahwa  Negara yang sebesar Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar ke empat di dunia hanya menghasilkan PDB sebesar US$ 540,3 miliar, Tentu saja itu jumlah yang sangat kecil, Seharusnya Indonesia sangat berpotensi menduduki peringkat ke 5 dunia. Contohnya brazil yang merupakan Negara berpenduduk terbesar ke lima di dunia, berhasil membawa negaranya keurutan 8 dunia melampaui indonesia.  Bagaimana agar tercapai seperti yang di harapkan menurut saya:

  1. Indonesia harus memulai proyek proyek pembangunan manufaktur yang memiliki nilai produksi yang tinggi baik dalam sector pangan industri dan teknologi, sehingga Indonesia tidak perlu lagi mengekpor barang mentah.
  2.  perlu upaya menumbuhkan dan meningkatkan kembali nasionalisme cinta produk dalam negeri, guna mendukung keberlangsungan industri di Indonesia.
  3.  Moral bangsa yang selalu cinta dengan uang sehingga lupa akan tugas dan tanggung jawabnya harus di perbaiki dalam diri masing masing. sehingga akan tercapai masyarakat yang bertanggung jawab, jujur dan berprikemanusiaan
  4.  peningkatan investasi di daerah, percepatan pembangunan infrastruktur serta pengembangan industri padat karya. Dll.
Kurang lebih hanya seperti itulah yang bisa saya jelaskan wassalamualaikum wr.wb .

Monday, September 26, 2011

LAPTOPNYA OVERLOAD


25 September 2011
Hari ini sahabatku kembali pulang dengan selamat, syukurlah tidak terjadi apa2 meskipun tadi katanya ada ibu2 tergeletak di jalan, entah kecelakaan atau hanya pingsan. Aku sendiri saat itu tidak berada di dekatnya, karena temanku memanggilku untuk memperbaiki laptopnya, katanya sih lemot tp setelah ku periksa, masalahnya hanyalah kelebihan beban atau overload, soalnya di laptop ada banyak aplikasi yang terinstal dan sebagian besar startup secara bersamaan. Jadi saat masuk ke windows laptopnya jadi berat. Setelah itu aku merestart laptop tersebut lalu aku mencoba untuk maasuk ke safe mode.
Setelah beberapa menit akhirnya masuk ke safe mode.  Kemudian muncul warning box lalu ku pilih ok, aku me-remove aplikasi yang memberatkan itu satu persatu. Namun ada sedikit masalah  karena ada beberapa aplikasi yang harus di remove di mode normal.. sempat galau karena apabila aku masuk ke mode normal laptopnya akan berat karena aplikasi tersebut jumlahnya lumayan banyak dan kebetulan startup secara bersamaan. 
Selagi galau aku menenangkan pikiran sejenak sambil facebookan, liat status temen, salam sapa lewat chat dan tidak ketinggalan update status dong…. ^_^. Saat facebookan pake laptop sendiri, aku tidak sengaja (iseng) membuka tune-up utilities. Lalu munculah beberapa solusi di benakku.. di tune-up terdapat berbagai macam utilities contohnya : registry cleaner, registry defragment, startup manager, undelete dll.

Utilities startup manager berfungsi untuk menghilangkan program yang startup secara bersamaan. Pertanyaanya? Bisakah menginstall aplikasi tersebut sedangkan laptopnya saja overload? (galau mode on) tp hehehe.. alhamdulilah yang namanya niat baik pasti di ridhai allah swt. Ternyata di windows sendiri telah ada aplikasi semacam itu. Namanya Microsoft configuration. 

Selagi ingat aku langsung meluncur kemudian merestart laptopnya , masuk ke safe mode, lalu klik start kemudian pilih run, tuliskan msconfig, setelah window terbuka pilih tab startup, lalu hilangkan semua centang kecuali untuk program antivirus dan driver karena aku piker akan berguna nantinya. Lalu laptop tersebut  ku restart. Ding deng dong deng #suara windows startup.. wuihh… jd kenceng mameen…
Lalu aku remove semua aplikasi yang memberatkan dan berakhirlah masalah overload itu. Alhamdulillah yah,….. ^_^.